SERANG – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk melakukan revitalisasi Alun-Alun Kota Serang menuai kritik tajam dari aktivis lingkungan. Kebijakan tersebut dinilai kurang tepat sasaran, mengingat Kota Serang masih dihantui oleh permasalahan banjir yang kerap melanda pemukiman warga.
Aktivis Peduli Lingkungan Kota Serang, Sumarna, menegaskan bahwa penanganan banjir merupakan persoalan krusial dan mendesak yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini.
Menurutnya, daripada menggelontorkan anggaran fantastis demi mempercantik alun-alun, Pemkot Serang jauh lebih bijak jika mengalihkan fokus kebijakan anggaran tersebut untuk menuntaskan titik-titik banjir di seluruh kawasan Kota Serang.
”Nantinya, kecantikan alun-alun tetap saja tidak akan mampu mengobati jeritan warga yang rumah-rumahnya terus kebanjiran,” ujar Sumarna, yang juga aktif dalam pengelolaan bank sampah di lingkungannya, Rabu, 17 Juni 2026.
Soroti Respons “Gercep” Walikota dan Anggaran Rp48 Miliar
Di sisi lain, Sumarna mengapresiasi kinerja Walikota Serang, Budi Rustandi, yang dinilai menunjukkan respons positif terhadap aduan warga. Namun, ia memberikan catatan kritis agar aksi turun ke lapangan tersebut tidak sekadar menjadi komoditas visual semata.
”Beliau sudah lebih gercep (gerak cepat) dalam merespon berbagai laporan dari masyarakat. Namun yang perlu menjadi catatan penting adalah jangan sampai kehadiran walikota ke titik banjir hanya dijadikan kepentingan politik semata demi memenuhi beranda sosial media, tanpa ada tindak lanjut yang nyata,” tukasnya.
Marna meyakini, dengan proyeksi anggaran yang menyentuh angka lebih dari Rp48 miliar, Pemkot Serang sebenarnya memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk menyelesaikan masalah banjir secara bertahap. Jika anggaran sebesar itu tetap dipaksakan untuk proyek alun-alun, hal ini akan memicu paradoks di tengah masyarakat.
Masyarakat berharap Pemkot Serang dapat meninjau ulang skala prioritas pembangunan demi kemaslahatan dan keselamatan warga yang selama ini menjadi korban langganan banjir.
Ade Gunawan







More Stories
Gubernur Andra Soni Paparkan Kinerja APBD Banten 2025, Pendapatan dan Belanja Terealisasi Optimal
MoU dengan Industri, Andra Soni Minta Dunia Usaha Utamakan Tenaga Kerja Asal Banten
Ini Empat Sekolah Unggul Garuda Transformasi Kemdiktisaintek di Provinsi Banten