Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

Lestarikan Budaya dan Siapkan Mental Kerja, SMKN 4 Pandeglang Optimalkan Pembelajaran Muatan Lokal

PANDEGLANG | DINAMIKABANTEN.ID – SMK Negeri 4 Pandeglang, Provinsi Banten, terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi para siswanya. Tidak hanya fokus pada kompetensi kejuruan, sekolah ini juga mengoptimalkan pembelajaran Mata Pelajaran Muatan Lokal (Mulok) khas Provinsi Banten untuk membentuk karakter, melestarikan budaya, sekaligus membekali siswa dengan keterampilan dasar keselamatan diri.

​Salah satu implementasi nyata dari program ini terlihat pada Selasa (19/5/2026), di mana seluruh siswa kelas X SMKN 4 Pandeglang mengikuti kegiatan peragaan pencak silat secara kolosal. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan positif di lingkungan sekolah untuk mengenalkan kebudayaan daerah sejak dini.

​Kepala SMKN 4 Pandeglang, Susila, menjelaskan bahwa selain pencak silat, terdapat beberapa materi mulok Provinsi Banten lainnya yang diajarkan kepada para siswa, di antaranya adalah seni Rampak Bedug dan keterampilan Membatik.

Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Bekal Dunia Kerja

​Menurut Susila, optimalisasi mulok pencak silat ini memiliki urgensi yang sangat besar, terutama dalam membentuk aspek mental dan fisik yang kuat bagi para lulusan SMK yang dipersiapkan langsung terjun ke dunia industri.

​Ada beberapa poin penting mengapa pencak silat menjadi fokus pembiasaan bagi siswa:

  • Kemampuan Menjaga dan Membela Diri: Siswa dididik agar mampu melindungi diri sendiri dari potensi ancaman atau serangan fisik yang datang dari luar lingkungan sekolah.
  • Kesiapan Mental di Dunia Industri: Lulusan SMK sering kali dihadapkan pada sistem kerja shift di perusahaan. Pembekalan bela diri ini dinilai sangat krusial untuk membangun rasa percaya diri siswa saat mereka harus bertugas pada jam-jam rawan.

​”Bila nanti mereka lulus dan bekerja, lalu mendapatkan tugas di shift tiga (pukul 24.00 s.d. 08.00 WIB), maka tamatan SMK harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Mereka harus bisa menjaga diri, membela diri, dan melindungi diri mereka sendiri,” ujar Susila.

​Dengan adanya sinergi antara pelestarian budaya lokal dan pembentukan karakter yang tangguh, SMKN 4 Pandeglang berharap dapat melahirkan generasi muda Banten yang tidak hanya kompeten secara akademis dan keahlian, tetapi juga berkarakter kuat, berbudaya, serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja nyata.

Ade Gunawan