Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

SMPN 9 Kota Serang Salurkan Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk Ratusan Siswa

SERANG | DINAMIKABANTEN.ID — SMPN 9 Kota Serang kembali menerima dan menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah. Bantuan ini disalurkan secara bertahap kepada ratusan siswa guna mendukung keberlangsungan pendidikan dan mencegah angka putus sekolah di wilayah Kota Serang.

​Kepala SMPN 9 Kota Serang, Gaosul Alam, mengungkapkan bahwa penerimaan bantuan PIP di sekolahnya mencatatkan angka yang signifikan, baik pada tahun 2025 maupun tahun berjalan 2026.

​”Selama tahun 2025, sebanyak 335 siswa kami telah menerima bantuan PIP. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari berbagai jalur usulan, yakni dari Pemkot Serang, Puslapdik, Puslapdik X DTSEN Desil 1–4, serta usulan pemangku kepentingan Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E., S.Kom., M.M.,” ujar Gaosul Alam disampingi Wakasek Kesiswaan, Sigit kepada Dinamikabanten.id belum lama ini.

​Sementara itu, untuk tahun 2026 hingga bulan Mei, tercatat sebanyak 90 siswa SMPN 9 Kota Serang telah menerima bantuan serupa yang berasal dari usulan Puslapdik X DTSEN Desil 1–4 dan Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E., S.Kom., M.M.

​Gaosul Alam menjelaskan bahwa Program Indonesia Pintar (PIP) bertujuan untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan para peserta didik, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

​”Tujuan utama dari PIP ini adalah untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terhalang kendala finansial. Bantuan berupa uang tunai ini diperuntukkan bagi kebutuhan personal siswa, seperti membeli perlengkapan sekolah, seragam, buku, hingga biaya transportasi,” jelasnya.

​Ia pun menyampaikan harapan besarnya agar para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukannya demi menunjang prestasi belajar.

​”Harapan kami, bantuan PIP ini betul-betul dimanfaatkan dengan bijak oleh para siswa dan orang tua untuk menunjang kebutuhan belajar di sekolah. Semoga dengan adanya perhatian dari pemerintah dan berbagai pihak ini, para siswa semakin termotivasi, semakin rajin belajar, dan tidak ada lagi alasan untuk putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya,” pungkas Gaosul Alam.

Ade Gunawan