Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

Menyingkap Pesona Royal Baroe, Ikon Budaya Kecamatan Serang yang Memukau di Pawai Budaya Kota

​SERANG | DINAMIKA BANTEN.ID — Sebagai jantung dan pusat pemerintahan Kota Serang, Kecamatan Serang memegang peranan krusial dalam menopang dinamika pembangunan daerah. Kawasan ini tumbuh pesat dengan ditopang berbagai sektor unggulan, mulai dari perdagangan dan jasa, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, hingga pendidikan dan pariwisata perkotaan.

​Daya dukung wilayah yang begitu kuat menjadikan Kecamatan Serang tak hanya sekadar pusat aktivitas perekonomian masyarakat dan pelayanan publik semata. Lebih dari itu, kawasan pusat kota ini menyimpan potensi sosial kemasyarakatan yang begitu kaya dan terus berkembang seiring berjalannya waktu.

​Salah satu pilar utama kekuatan Kecamatan Serang terletak pada keharmonisan masyarakatnya yang hidup berdampingan di tengah keberagaman budaya, suku, tradisi, dan agama. Latar belakang sosial yang sangat beragam ini justru membalut identitas wilayah menjadi semakin kokoh, unik, dan kaya akan nilai-nilai kearifan lokal.

​Keberagaman tersebut tecermin nyata dalam denyut kehidupan sehari-hari, mulai dari geliat kegiatan seni budaya, dinamika sosial kemasyarakatan, hingga perayaan keagamaan yang senantiasa berlangsung damai. Rasa saling menghormati antarwarga menjadi modal utama dalam menciptakan suasana kota yang kondusif.

​Semangat kebersamaan inilah yang ditunjukkan Kecamatan Serang saat berpartisipasi meramaikan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang. Jajaran pemerintah kecamatan bersama warga hadir menyemarakkan acara tahunan tersebut dengan penuh rasa bangga dan antusiasme tinggi.

​Camat Serang, Basuni, menegaskan bahwa keikutsertaan wilayahnya dalam ajang tahunan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam merawat perjalanan sejarah dan pembangunan Kota Serang. Kehidupan sosial budaya serta nilai kebersamaan warga diharapkan dapat terus tumbuh dan mengakar kuat.

​Pada ajang Pawai Budaya tersebut, Kecamatan Serang mengusung tema “Beragam Budaya, Rukun Beragama, Bersatu Membangun Kota”. Tema ini dipilih untuk memancarkan pesan persatuan dalam keberagaman sebagai pendorong utama terwujudnya wilayah yang harmonis, maju, dan berbudaya.

​Guna memperkuat identitas wilayah, Kecamatan Serang menampilkan “Royal Baroe” sebagai ikon utama kontingennya. Kehadiran ikon ini sukses mencuri perhatian ribuan pasang mata penonton yang memadati sepanjang rute Pawai Budaya Kota Serang.

​Basuni menjelaskan bahwa Royal Baroe diangkat karena merepresentasikan kekayaan identitas dan nilai historis yang melekat erat pada wilayah Kecamatan Serang. Ikon ini dinilai memiliki nilai estetika tinggi yang patut diteladani serta dipelihara secara berkelanjutan.

​”Kehadiran Royal Baroe menjadi simbol bahwa budaya lokal memiliki nilai sejarah, estetika, dan kebanggaan yang patut dikenalkan serta dilestarikan oleh generasi masa kini dan masa depan,” ujar Camat Serang, Basuni.

​Lewat penampilan budaya yang variatif dan penuh warna, Kecamatan Serang ingin menyampaikan pesan mendalam kepada publik. Pembangunan sebuah kawasan idealnya tidak hanya berfokus pada fisik dan ekonomi semata, tetapi juga berimbang dengan pelestarian tradisi, penguatan karakter warga, serta toleransi.

​Kerja keras dan penampilan memukau kontingen Kecamatan Serang akhirnya membuahkan hasil manis. Kecamatan Serang berhasil mengukir prestasi mengagumkan dengan meraih predikat sebagai Juara Dua dalam ajang Pawai Budaya Kota Serang tersebut.

(*)