Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

Perkuat Kesiapsiagaan, BPBD Banten Edukasi Puluhan Mahasiswa UIN SMH Lewat Simulasi Gempa dan Tsunami

SERANG, DINAMIKA BANTEN.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggelar kegiatan edukasi kebencanaan bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten pada Jumat (12/6/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di area kampus ini merupakan bagian dari program berkelanjutan “BPBD Banten Goes To Kampus”. UIN SMH Banten menjadi titik ketiga setelah sebelumnya program serupa sukses dilaksanakan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Bina Bangsa (UNIBA).

​Sebanyak 45 mahasiswa yang menjadi peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka tidak hanya diberikan pemahaman materi di dalam kelas, tetapi juga diajak langsung melakukan praktik simulasi penanganan darurat saat terjadi bencana yang dipandu oleh petugas dan instruktur dari BPBD Banten.

​Kepala Pelaksana BPBD Banten, Luthfi Mujahidin, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting karena berfungsi sebagai penutup sekaligus puncak dari rangkaian perkuliahan Mata Kuliah Manajemen Penanggulangan Bencana.

​”Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan teori di ruang kelas. Kami membawa mereka langsung ke praktik lapangan melalui Simulasi Klaster Kebencanaan Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami,” ujar Luthfi.

​Luthfi menambahkan, edukasi intensif ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai, prinsip, serta asas penanggulangan bencana secara nyata. Dengan didampingi langsung oleh para praktisi yang berpengalaman di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu memahami manajemen krisis secara holistik dan siap menjadi agen edukasi bencana di lingkungan masyarakat.

​Melalui simulasi ini, para peserta dilatih bagaimana cara mengevakuasi diri secara mandiri, mengarahkan massa ke titik aman, hingga melakukan koordinasi awal saat bencana gempa bumi dan tsunami terjadi—mengingat wilayah Banten secara geografis memiliki potensi kerawanan terhadap kedua bencana tersebut.

Ade Gunawan