KRAGILAN | DINAMIKABANTEN.ID — Jumat, 12/06/2026 Dalam upaya memodernisasi fasilitas tempat ibadah dan meningkatkan perlindungan dana umat, sekelompok Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Kota Serang berhasil merancang dan mengimplementasikan “Kotak Amal Pintar” berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi teknologi yang diterapkan di Masjid Riyadusolihin ini merupakan respons taktis atas keresahan pengurus masjid di masa lalu. Pa Yusuf, selaku Ketua DKM Masjid Riyadusolihin, mengungkapkan bahwa kotak amal konvensional di lokasi tersebut sebelumnya sempat mengalami insiden keamanan berupa kehilangan unit hingga tiga kali.
Berdasarkan hasil evaluasi lapangan antara mahasiswa magang dan pihak pengurus DKM, wadah kotak amal yang lama sebenarnya memiliki desain fisik yang dinilai sudah cukup memadai dan kokoh. Namun, minimnya sistem pendataan otomatis dan ketiadaan sistem monitoring jarak jauh membuat kotak amal tersebut tetap rentan terhadap risiko tindak kejahatan. Oleh karena itu, Pa Yusuf sangat menyambut baik inisiatif mahasiswa UNPAM untuk menyematkan teknologi digital guna meningkatkan pengawasan tanpa harus merombak total struktur fisik kotak yang sudah ada.

Pembaruan utama pada kotak amal pintar ini difokuskan pada integrasi sistem penghitungan otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 dan sensor cerdas. Tim mahasiswa memasang sensor warna TCS yang diprogram secara khusus untuk mengenali serta mendeteksi nominal uang kertas yang dimasukkan oleh jemaah. Sementara itu, guna mengakomodasi infak dalam bentuk uang logam, alat ini juga dibekali dengan sensor load cell tipe HX711 yang berfungsi mendeteksi berat koin yang masuk ke dalam kotak secara presisi.
Selain sistem keamanan dan pendataan uang, inovasi kotak amal ini turut menawarkan fitur interaktif berupa layar display TFT digital yang inovatif. Antarmuka pada layar ini diprogram secara dinamis agar dapat berubah visual dan informasinya, menyajikan tampilan yang berganti-ganti menyesuaikan dengan zona waktu ibadah sholat di wilayah setempat. Seluruh data pembacaan dari sensor TCS dan HX711 tersebut kemudian diintegrasikan ke jaringan internet, sehingga rekapitulasi saldo dapat dipantau secara real-time oleh pengurus melalui notifikasi otomatis di aplikasi Telegram.
Implementasi teknologi tepat guna ini diharapkan mampu menjadi contoh standarisasi baru dalam transparansi pengelolaan sedekah jemaah, sekaligus menekan potensi kriminalitas di area tempat ibadah. Menanggapi keberhasilan implementasi alat ini, Pa Yusuf selaku Ketua DKM Masjid Riyadusolihin memberikan statement apresiasinya di akhir kegiatan. “Inovasi Kotak Amal Pintar dari mahasiswa UNPAM ini merupakan solusi nyata yang sangat membantu kami dalam menjaga amanah jemaah. Dengan adanya sistem penghitungan otomatis dan notifikasi Telegram ini, manajemen keuangan masjid kini menjadi jauh lebih aman, transparan, dan terpantau penuh selama 24 jam penuh,” tegasnya. (Nan)







More Stories
33 Peserta Terbaik OMI Kota Serang Resmi Melaju ke Tingkat Provinsi Banten
Prestasi Gemilang, Dua Siswi MTsN 1 Serang Lolos ke Tingkat Provinsi dalam Ajang OMI 2026
BOS Rp1,1 Juta Masih Kurang? MTsN 1 Kota Serang Patok Rp3,5 Juta per Siswa, APH Didesak Turun Tangan