Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

​SMKN 4 Pandeglang Rilis Data Penyerapan Alumni 2025-2026, Komitmen Wujudkan Zero Pengangguran

PANDEGLANG | DINAMIKA BANTEN.ID – SMK Negeri 4 Pandeglang, Provinsi Banten, resmi merilis data infografis terkait Rekap Penyerapan Alumni untuk Tahun Ajaran 2025-2026. Langkah ini menjadi bagian dari transparansi serta evaluasi nyata sekolah dalam menjamin masa depan para lulusannya agar langsung terserap di berbagai sektor produktif.

​Berdasarkan data resmi tersebut, sebanyak 54,04% atau 234 alumni dari total 433 siswa dinyatakan telah berhasil terserap. Mereka terbagi ke dalam tiga pilar utama, yaitu dunia kerja (DUDI), wirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

​Meski angka penyerapan telah melewati paruh total alumni, pihak sekolah mengakui masih menghadapi tantangan dengan adanya 199 siswa (45,96%) yang masuk ke dalam kategori belum terserap.

​Rincian Komposisi Penyerapan Alumni

​Dari total 433 lulusan, mayoritas alumni memilih untuk langsung terjun ke dunia kerja. Berikut adalah rincian data penyerapan alumni SMKN 4 Pandeglang:

  • Bekerja: 151 siswa (34,87%)
  • Melanjutkan Pendidikan: 64 siswa (14,78%)
  • Wirausaha: 19 siswa (4,39%)
  • Belum Terserap: 199 siswa (45,96%)

​Performa Penyerapan Berdasarkan Kelas

​Data infografis juga memetakan tingkat keberhasilan penyerapan berdasarkan program dan masing-masing kelas untuk melihat dinamika minat siswa.

Top 3 Kelas dengan Penyerapan Tertinggi:

  1. XIII TGP – 86,67% (13 dari 15 siswa terserap)
  2. XII DKV B – 75,00% (15 dari 20 siswa terserap)
  3. XII TE B – 74,19% (23 dari 31 siswa terserap) — Kelas ini juga menjadi penyumbang kuantitas alumni terserap terbanyak.

Top 3 Kelas dengan Penyerapan Terendah:

  1. XII TJKT A – 27,78% (10 dari 36 siswa terserap)
  2. XII PPLG A – 29,41% (10 dari 34 siswa terserap)
  3. XII PPLG B – 42,86% (15 dari 35 siswa terserap)

Distribusi Berdasarkan Minat Spesifik:

  • Paling Banyak Bekerja: Kelas XII TE B memimpin dengan 17 siswa yang langsung bekerja setelah lulus, disusul oleh XII TKI A (15 siswa).
  • Paling Banyak Berwirausaha: Lulusan kelas XII TE A menunjukkan minat berwirausaha tertinggi dengan total 7 siswa, angka yang dominan dibanding kelas lainnya.
  • Paling Banyak Kuliah: Kelas XII MPLB A menjadi penyumbang tertinggi bagi alumni yang meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi, yaitu sebanyak 9 siswa.

​Komitmen Sekolah: Dari Output Menuju Outcome

​Kepala SMKN 4 Pandeglang, Susila, menegaskan bahwa perilisan data ini merupakan bagian dari upaya besar sekolah dalam mewujudkan target zero pengangguran dan zero masa tunggu bagi para alumni.

​Menurut Susila, institusi pendidikan saat ini tidak boleh hanya puas sampai pada tahap menghasilkan output (meluluskan siswa) belaka, melainkan harus melangkah lebih jauh menuju outcome (kebermanfaatan nyata).

​”Pendidikan harus memberikan dampak langsung. Kami ingin memastikan keberbermanfaatan pendidikan ini benar-benar terserap oleh user, baik Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), perguruan tinggi, maupun jalur wirausaha mandiri,” ujar Susila kepada Dinamikabanten.id, Kamis 18 Juni 2026.

​Ia juga menambahkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang masih cukup tinggi merupakan tanggung jawab lintas sektoral. Oleh karena itu, SMKN 4 Pandeglang terus berikhtiar menjadi bagian dari solusi dan konsisten menunjukkan progres positif.

​”Intinya kami menolak stigma bahwa SMK hanya menghasilkan pengangguran. Karena nyatanya, banyak sekali lulusan SMK yang langsung diserap dan bekerja,” tegasnya.

Dr. Ir. H. Susila, MM Kepala SMKN 4 Pandeglang

Tembus Mitra Industri Strategis hingga Sektor Pertambangan

​Bukti nyata dari kualitas lulusan SMKN 4 Pandeglang terlihat dari banyaknya alumni yang berhasil diterima di berbagai mitra industri nasional terkemuka. Beberapa di antaranya meliputi:

  • PT Panasonic
  • PT Sanken Argadwija
  • PT Micool
  • PT SGP Elektronik Indonesia
  • Perusahaan Pertambangan Batubara di Kalimantan Timur (khusus bagi lulusan kompetensi keahlian Geologi Pertambangan dan program terkait).

​Dengan rilisnya data ini, SMKN 4 Pandeglang berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan memperkuat program kemitraan industri (link and match). Fokus utama ke depan adalah mendongkrak program keahlian yang serapannya masih berada di bawah angka 50%, guna menekan angka alumni yang belum terserap di masa mendatang.

Ade Gunawan