Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Ketelitian Data Siswa, Kemenag Kabupaten Serang Dorong Profesionalisme Madrasah

SERANG | DINAMIKABANTEN.ID — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang terus berupaya meningkatkan mutu dan tata kelola pendidikan di lingkungan madrasah. Dua fokus utama yang kini menjadi perhatian mendesak adalah pembinaan bagi kepala madrasah dan operator sekolah terkait ketelitian data, serta peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.

​Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Serang menyoroti pentingnya akurasi penginputan data siswa pada sistem Education Management Information System (EMIS). Pasalnya, persoalan data yang tidak valid masih sering ditemukan dan berdampak fatal di kemudian hari.

​Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Serang, M. Hanrusman Rinaldi, S.Pd., MM, menegaskan agar pihak madrasah tidak lagi menganggap remeh proses penginputan data.

​”Setiap tahun selalu ada kesalahan input data. Ujung-ujungnya baru ketahuan saat siswa mau lulus, seperti kasus NISN ganda, kesalahan penulisan identitas siswa sehingga ijazah tidak bisa terbit. Oleh karena itu, saya memohon kepada Kepala Madrasah dan Operator untuk lebih selektif dan clear saat menginput data siswa ke EMIS. Ini sangat penting untuk mengawal data agar tidak ada kesalahan,” tegas Hanrusman, Kamis 23 Juli 2026 di Serang

​Selain pembenahan administrasi data, Kemenag Kabupaten Serang tahun ini berfokus penuh pada peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Menurut Hanrusman, guru merupakan pilar utama dalam memajukan kualitas pendidikan madrasah.

​Slogan “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia” tidak boleh sekadar menjadi pajangan, melainkan harus diimbangi dengan profesionalisme guru yang nyata di lapangan.

Menurutnya, guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Era saat ini mewajibkan guru madrasah untuk melek teknologi dan menguasai digitalisasi pembelajaran dan potensi pendidik di madrasah sejatinya tidak kalah bersaing dengan guru-guru di sekolah umum lainnya.

​”Kalau gurunya sudah memiliki potensi yang luar biasa, insya Allah kualitas madrasahnya juga akan ikut bagus. Peningkatan kompetensi ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.

​Kepercayaan Masyarakat terhadap Madrasah Semakin Meningkat

​Upaya pembenahan dan peningkatan mutu tersebut membuahkan hasil positif. Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah di Kabupaten Serang menunjukkan peningkatan yang signifikan.

​Bahkan, pada momen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), banyak madrasah yang terpaksa menolak calon siswa karena daya tampung (kuota) yang sudah penuh melebihi kapasitas.

​Sebagai contoh, di Kecamatan Anyar, terdapat Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta yang jumlah pendaftarnya sangat melonjak, hingga sekolah dasar (SD) di sekitarnya mengalami kekurangan siswa.

​”Masyarakat sekarang sudah pintar menilai mana pendidikan yang bagus untuk anak-anak mereka. Ketika mereka lebih memilih madrasah, artinya pendidikan madrasah sudah dinilai dan diakui kualitasnya oleh publik. Ini adalah bukti keberhasilan kita bersama dalam memajukan pendidikan madrasah,” tutup Hanrusman.

Ade Gunawan