Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

Peserta Naik 100 Persen, Olimpiade Madrasah Indonesia Kabupaten Serang 2026 Berlangsung Sukses

​SERANG | DINAMIKABANTEN.ID — Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Hanrusman Rinaldi, menyatakan bahwa Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan ajang bergengsi untuk menjaring siswa-siswa berprestasi di bidang sains madrasah. Meski diselenggarakan oleh lingkungan madrasah, gelaran ini terbuka bagi sekolah umum dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

​”Jadi dari OMI ini kita diharapkan mendapatkan siswa-siswa berprestasi, khususnya di Kabupaten Serang,” kata Hanrusman kepada Dinamikabanten.id Rabu 9 September 2026. Ia menambahkan bahwa para juara di tingkat kabupaten nantinya akan dikirim untuk berkompetisi di tingkat Provinsi Banten hingga mewakili daerah ke tingkat nasional.

​Pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Serang tahun 2026 resmi digelar selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 September. Antusiasme peserta pada gelaran tahun ini mengalami lonjakan drastis dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Secara simbolis gelaran OMI tingkat Kabupaten Serang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag, H. Uesul Qurni dengan memukul gong disaksikan ribuan peserta dan tamu undangan.

​Lebih lanjut, Hanrusman mengungkapkan bahwa jumlah peserta OMI tahun 2026 mencapai 1.117 orang yang berasal dari tiga jenjang, yaitu MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA. Jumlah tersebut meningkat signifikan hingga 100 persen jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya diikuti sekitar 500 peserta.

​”Alhamdulillah semuanya semangat untuk mengikuti kegiatan OMI dan dari hari pertama sampai hari ketiga terakhir ini berjalan dengan aman, tertib, lancar, tidak ada satu kendala pun,” ujar Hanrusman. Ia juga memastikan bahwa jaringan internet selama ujian tetap stabil serta protokol kesehatan tetap diterapkan ketat untuk mengantisipasi dampak bencana abu vulkanik.

​Berbagai cabang perlombaan sains terintegrasi dipertandingkan dalam ajang ini sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Untuk tingkat MI/SD, mata pelajaran yang diuji meliputi Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi, sedangkan jenjang MTs/SMP ditambah dengan IPS Terintegrasi.

​Sementara itu, jenjang MA/SMA melombakan enam cabang ilmu, yaitu Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi yang seluruhnya berbasis terintegrasi. Seluruh sesi ujian dari hari pertama hingga hari terakhir selesai dilaksanakan secara tertib sesuai jadwal pada pukul 17.30 WIB.

​Hanrusman menegaskan bahwa ajang OMI menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur indikator keberhasilan capaian akademik siswa. “Karena OMI ini bidangnya adalah sains madrasah, jadi mengukur kemampuan sejauh mana siswa-siswa madrasah itu menguasai bidang akademis,” tuturnya.

​Pada kesempatan terpisah, Ketua Panitia OMI Kabupaten Serang sekaligus Kepala MTsN 5 Serang, Habibi, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan dipusatkan di Yayasan Pondok Pesantren Miftahun Najah. Penunjukan lokasi ini merupakan hasil musyawarah bersama seluruh kepala madrasah di lingkungan Kemenag Kabupaten Serang.

​”Tempat di sini adalah tempat yang sangat strategis, tidak terlalu jauh dengan lokasi-lokasi yang lainnya karena tempatnya di sentral,” kata Habibi. Ia menilai akses jalan yang kondusif dan tidak terlalu padat lalu lintas memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta selama berlomba.

​Habibi tidak menampik adanya kendala teknis jaringan internet di lokasi penyelenggaraan, namun hal tersebut merupakan dinamika teknis biasa yang berhasil ditanggulangi dengan cepat oleh panitia. Ia juga menegaskan bahwa seluruh peserta, baik dari madrasah maupun sekolah umum seperti SMA Al Bayan dan SMA Nurul Fikri, berkompetisi secara setara untuk menentukan perwakilan terbaik Kabupaten Serang.

​Menutup keterangannya, Habibi mengapresiasi peningkatan kualitas akademik para siswa yang tampil luar biasa dan menunjukkan kemajuan pesat selama ajang OMI kedua ini. Ia berharap para pemenang nantinya mampu membawa nama baik Kabupaten Serang dan memboyong medali emas di tingkat provinsi hingga nasional.

Ade Gunawan