SERANG | DINAMIKABANTEN.ID — Sebanyak 22 orang jama’ah umroh di Tanah Suci nyaris mengalami kendala pemulangan ke Tanah Air. Hal itu terjadi, lantaran tiket pemulangan yang telah di pesan oleh penyedia jasa perjalanan Umroh, Sulthon Travel lewat mitranya ternyata tiket bodong (void).
Pemilik Travel, Indra Darmawan mengaku terkejut dengan adanya peristiwa seperti ini. Alhasil, setelah menyadari bahwa diduga telah menjadi korban penipuan agen perjalanan umroh, Arham Tour Travel, Indra bergerak cepat melakukan pembelian tiket pemulangan baru dan fasilitasi akomodasi hotel selama dua hari untuk 22 jamaah tersebut.
“Syukur alhamdulillah hari ini jamaah sudah tiba di Tanah Air tepatnya di Bandara Soekarno-Hatta. Kebetulan saya bersama tim sekarang tengah menyambut kedatangan jama’ah,” kata Indra kepada Dinamikabanten.id, Rabu, 1 April 2026.
Dari peristiwa dugaan penipuan tiket viod ini, Sulthon Travel diperkirakan mengalami kerugian materil mencapai 500 juta.
Setelah pelayanan umroh ini rampung dan 22 jamaah kembali ke rumahnya masing-masing, Indra mengaku akan melakukan langkah tegas dengan meminta pertanggungjawaban terhadap mitra agen travel yang melakukan penipuan ini.
“Asosiasi Tour Travel Muslim Indonesia (ATTMI) menyarankan untuk sementara agar kita fokus ke pemulangan jamaah. Setelah itu, tim asosiasi siap mendampingi langkah yang akan kita tempuh selanjutnya,” ujarnya.
Ade Gunawan







More Stories
Dinilai Paradoks, Aktivis Lingkungan Desak Pemkot Serang Fokus Atasi Banjir Ketimbang Revitalisasi Alun-Alun
Gema Harganas dan Muharam: DWP BKKBN Banten Bersama LAZ Qalamul Umran Gelar Aksi Maraton Peduli Stunting
Perkuat Kesiapsiagaan, BPBD Banten Edukasi Puluhan Mahasiswa UIN SMH Lewat Simulasi Gempa dan Tsunami