JAKARTA | DINAMIKABANTEN.ID – Prestasi membanggakan diraih dosen Program Studi Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dr. Ir. Muhammad Nurtanto, M.Pd., dalam ajang Riset Expo dan LPPM UNJ Award Tahun 2026.
Pada kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-62 UNJ tersebut, Muhammad Nurtanto berhasil membawa pulang enam penghargaan sekaligus pada bidang publikasi ilmiah internasional bereputasi.
Kegiatan berlangsung di Aula Latief Hendradiningrat, Gedung Dewi Sartika UNJ, Senin (19/5/2026), mengusung tema “Globalisasi Riset UNJ untuk Meningkatkan Dampak dan Daya Saing”.
Daftar 6 Penghargaan yang Diraih
Nurtanto sukses menyapu bersih penghargaan di berbagai kategori bergengsi, antara lain:
- Dosen Terbaik 1 – Kategori Sitasi Scopus
- Dosen Terbaik 1 – Kategori H-Index Bidang Pendidikan
- Dosen Terbaik 2 – Kategori Publikasi Internasional Bereputasi Kolaborasi Internasional
- Dosen Terbaik 2 – Kategori Publikasi Q1 Scopus
- Dosen Terbaik 3 – Kategori Publikasi Internasional Bereputasi sebagai First Author
- Skor Sinta Tertinggi Fakultas Teknik – Kategori Sinta 3Y Individu Tertinggi
Profil dan Rekam Jejak Akademik
Saat ini, Nurtanto statusnya merupakan dosen CPNS di lingkungan UNJ. Ia dikenal sangat aktif melakukan penelitian dan publikasi pada bidang pengembangan sumber daya manusia serta pengembangan karier di pendidikan vokasi dan kejuruan.
Capaian Publikasi (Data Mei 2026):
- Total Artikel Ilmiah: 134 artikel
- H-index Scopus: 24
- Jumlah Sitasi: 2.076 sitasi
Jejaring risetnya pun sangat luas. Di tingkat nasional, ia aktif berkolaborasi dengan UNY, UNS, UPI, UM Purworejo, Untirta, hingga Politeknik Negeri Jakarta. Sedangkan di level internasional, kolaborasinya menjangkau Malaysia (UTHM dan UMP), Nigeria (Federal University Dutsin-Ma), Swedia (Stockholms universitet), hingga Kazakhstan (Abai Kazakh National Pedagogical University).
Sebelum di UNJ, ia memulai karier akademiknya sebagai dosen tetap di UNTIRTA (2016–2023), lalu menjadi dosen PPPK di Politeknik Negeri Jakarta hingga 2025. Saat menempuh studi doktoral di UNY, ia juga aktif mendulang hibah penelitian DIKTI melalui skema Pendidikan Doktor untuk Sarjana Unggul (PDD).
Pentingnya Proses dan Menghindari Jalur Instan
Menurut Nurtanto, publikasi internasional adalah pilar penting dalam akselerasi karier fungsional dosen, peluang hibah, hingga penguatan reputasi kampus. Namun, ia menyayangkan masih banyak penulis yang mengabaikan proses dan memilih jalur cepat.
“Saya memulai dari artikel seminar nasional, lalu jurnal nasional yang berbeda-beda, kemudian mencoba jurnal bereputasi hingga internasional. Masukan reviewer menjadi proses penting untuk mengembangkan kualitas pemikiran akademik,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan rekan sejawat agar tidak terjebak dalam zona nyaman.
“Disayangkan jika dosen memilih cara aman melalui jurnal afiliasi atau kolega sendiri. Pengalaman akademik yang seharusnya memperkuat kemampuan menulis justru hilang,” tambah Nurtanto.
Komitmen UNJ Dorong Ekosistem Riset berdampak
Ketua LPPM UNJ, Prof. Dr. Iwan Sugihartono, menyampaikan bahwa ekosistem riset di UNJ terus dipacu melalui penguatan kolaborasi nasional dan internasional.
“Peluang riset dari kementerian saat ini sangat terbuka luas. Karena itu UNJ terus mendorong kolaborasi riset lintas perguruan tinggi baik nasional maupun internasional agar dampaknya semakin luas,” ujarnya.
Prof. Iwan juga menegaskan bahwa tujuan akhir dari riset bukanlah sekadar angka di atas kertas.
“Riset bukan hanya publikasi, tetapi bagaimana hasil penelitian dapat memberikan kontribusi dan dampak luas bagi masyarakat. Melalui award ini kami ingin membangun semangat kompetisi akademik yang sehat dan produktif di lingkungan kampus,” pungkasnya.
Selain sesi penganugerahan penghargaan, gelaran Riset Expo dan LPPM UNJ Award 2026 ini juga turut memamerkan berbagai produk inovasi riset dan publikasi mutakhir hasil karya dosen di lingkungan Universitas Negeri Jakarta.
Redaksi







More Stories
33 Peserta Terbaik OMI Kota Serang Resmi Melaju ke Tingkat Provinsi Banten
Prestasi Gemilang, Dua Siswi MTsN 1 Serang Lolos ke Tingkat Provinsi dalam Ajang OMI 2026
BOS Rp1,1 Juta Masih Kurang? MTsN 1 Kota Serang Patok Rp3,5 Juta per Siswa, APH Didesak Turun Tangan