Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

​Wawancara Anggota DPR RI Purtasan Ali Yusuf Saat Kunjungan Kerja Ke SMKN 1 Kota Serang : Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi

SERANG — Anggota DPR RI, Purtasan Ali Yusuf, melakukan kunjungan kerja sekaligus reses ke SMKN 1 Kota Serang. Kehadiran beliau tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk menyerahkan secara langsung Program Indonesia Pintar (PIP) Jalur Aspirasi kepada sekitar 150 siswa di sekolah tersebut.

​Dalam kesempatan ini, beliau menegaskan komitmennya untuk mengawal agar bantuan pendidikan ini tepat sasaran dan bebas dari pungutan liar.

​Berikut adalah petikan wawancara Ade Gunawan, Pimpinan Redaksi DinamikaBanten.Id bersama Anggota DPR RI, Purtasan Ali Yusuf (Pak Dewan), di sela-sela kunjungannya:

Fokus Kunjungan dan Penyaluran PIP

1. : Selamat siang Pak Dewan. Bisa dijelaskan dalam rangka apa kehadiran Bapak di SMKN 1 Kota Serang hari ini?

Pak Dewan: “Hari ini agenda kita adalah silaturahmi sekaligus reses. Namun, inti utamanya adalah menyerahkan beasiswa PIP Jalur Aspirasi untuk anak-anak kita di SMKN 1 Kota Serang. Jumlah penerimanya ada sekitar 150-an siswa.”

2. : Apa tujuan utama dari penyerahan yang dilakukan secara langsung ini?

Pak Dewan: “Tujuannya ada dua. Pertama, untuk menyampaikan amanah ini secara langsung kepada siswa. Kedua, supaya kita tahu penggunanya untuk apa, jangan sampai salah peruntukan. Tadi saya juga menyampaikan bahwa ada peluang-peluang beasiswa lanjutan untuk mereka setelah lulus nanti. Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias dan responnya bagus.”

Monitoring Lapangan dan Total Anggaran Beasiswa

3. : Secara umum, bagaimana kondisi penyaluran PIP di tingkat SMK se-Provinsi Banten? Sejauh mana proses monitoring yang Bapak lakukan di lapangan?

Pak Dewan: “Bagus, semuanya berjalan dengan lancar. Kita sudah menyalurkan kurang lebih 40.000 beasiswa dengan total anggaran mencapai Rp50 miliar. Anggaran tersebut sudah terdistribusi untuk tahun ini. Makanya, saat ini saya turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring.”

4. : Berarti proses monitoring ini untuk memastikan dana tersebut sudah benar-benar diterima?

Pak Dewan: “Betul sekali. Artinya saya tanya langsung ke siswa, ‘Sudah terima langsung?’ Mereka jawab, ‘Ya, sudah.’ Itu yang mau kita pastikan.”

Komitmen Bersih dari Pungutan Liar (Pungli)

5. : Terkait temuan di lapangan, bagaimana Bapak memastikan bahwa program PIP ini berjalan sesuai aturan dan bersih dari penyelewengan?

Pak Dewan: “Tadi saya sudah cek langsung dan melakukan briefing dengan para guru. Saya sudah memberikan wanti-wanti keras: Pertama, dilarang keras ada pungutan dalam bentuk apa pun. Kedua, beasiswa wajib diterima secara utuh oleh siswa. Jika aturan ini dilanggar, nanti akan ada sanksi tegas. Tadi dari konfirmasi anak-anak, mereka menerima utuh dan tidak ada pungutan apa pun. Bagi saya, itu sudah cukup.”

Rencana ke Depan dan Kenaikan Kuota Beasiswa

6. : Luar biasa. Ke depan, apa harapan Bapak agar program ini terus berlanjut atau mungkin ada langkah yang lebih revolusioner?

Pak Dewan: “Program ini memang ditujukan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Ke depan, proses seleksi akan terus diperketat agar semakin tepat sasaran. Harapan kita, bantuan ini benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah mereka. Insah Allah, tahun ini kita akan berikan lagi.”

7. : Apakah ada target khusus atau penambahan kuota untuk SMKN 1 Kota Serang ke depannya?

Pak Dewan: “Iya, saya sudah memberikan target kuota baru untuk SMKN 1 Kota Serang. Saya kasih kuota untuk 500 siswa. Jika dikalikan dengan besaran beasiswa sekitar Rp1,8 juta per siswa, totalnya mencapai hampir Rp900 juta.”

8. : Angka yang luar biasa, Rp900 juta usulan dari Dewan. Semoga program ini berjalan sukses dan lancar, Pak. Terima kasih atas waktunya.

Pak Dewan: “Amin, terima kasih kembali. Sama-sama.”