SERANG | DINAMIKA BANTEN.ID – Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026, Kantor Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KemendukBangga) Provinsi Banten mengusung tema sentral keterlibatan sosok ayah dalam keluarga. Tak hanya fokus pada ketahanan keluarga, momentum ini juga merefleksikan capaian program prioritas yang selaras dengan misi Astacita Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Perwakilan KemendukBangga Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra, menegaskan bahwa esensi utama yang digaungkan tahun ini adalah komitmen “Wajib Ayah, Wajib Hadir”. Menurutnya, figur ayah harus mengambil peran aktif yang utuh di dalam rumah tangga.
”Ayah memiliki peranan yang sangat penting. Tidak hanya sebagai tulang punggung dalam mencari nafkah, tetapi ayah pun harus bisa mendampingi keluarga secara utuh sehingga anak dan keluarga mendapatkan kasih sayang yang paripurna,” ujar Yuda kepada wartawan, Senin 29 Juni 2026.
Gerakan Pemberdayaan & Apresiasi Dunia Usaha
Selain penguatan internal keluarga, KemendukBangga Banten juga menggenjot program prioritas nasional melalui dua gerakan utama di wilayah Banten:
- Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting: Gerakan pemberdayaan masyarakat yang mendorong partisipasi aktif dalam percepatan penurunan stunting. Salah satu implementasi nyatanya adalah sinergi program bantuan bedah rumah yang diserahkan oleh Gubernur Banten.
- Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) di Perusahaan: Menindaklanjuti arahan Presiden terkait kesejahteraan buruh, perusahaan didorong menyediakan fasilitas daycare (tempat penitipan anak). Dalam momen ini, PT Krakatau Posco dianugerahi penghargaan sebagai inisiator pembentukan Tamasya terbaik di tingkat Provinsi Banten.

Sampai tahun 2026 ini, tercatat sudah ada sekitar 44 fasilitas Tamasya di Banten, melebihi target yang ditentukan. Empat di antaranya merupakan fasilitas baru yang sukses terafiliasi langsung dengan pihak perusahaan sepanjang tahun berjalan.
Kontribusi Nyata dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
KemendukBangga Banten juga mengambil peran krusial dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden Prabowo. Saat ini, capaian penerima manfaat di Provinsi Banten telah menyentuh angka 81% untuk sasaran kelompok 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Balita, dan Anak PAUD).
Berdasarkan regulasi Perpres 115 Pasal 47, kontribusi strategis KemendukBangga Banten meliputi:
- Fasilitasi Kader Pendamping Keluarga: Menggerakkan kader di lapangan untuk mendistribusikan MBG langsung ke sasaran 3B.
- Penyediaan Data Akurat: Memfasilitasi data keluarga berisiko stunting serta data by name by address untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak PAUD.
- Edukasi Sadar Gizi: Melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) intensif kepada masyarakat mengenai pelaksanaan MBG dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang.
Melalui momentum Harganas ke-33 ini, sinergi antara kebersamaan keluarga—termasuk inovasi pelibatan ayah dalam pengasuhan seperti gerakan mengambil rapor anak oleh ayah—diharapkan dapat terus memperkuat kualitas SDM di Provinsi Banten menuju Indonesia Emas.
Ade Gunawan







More Stories
Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang
Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang PJJ
Pemerintah Provinsi Banten Terapkan PJJ di Seluruh Satuan Pendidikan Selama 3 Hari