SERANG – Pemerintah Kecamatan Serang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola kewilayahan. Melalui penguatan fungsi administratif dan koordinasi intensif, prioritas utama saat ini difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta penanganan masalah kebersihan lingkungan.
Sekretaris Camat (Sekmat) Serang, Agung Ginanjang Wirapraja, menegaskan bahwa seluruh roda organisasi di lingkungan Kecamatan Serang wajib bergerak berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sebagai motor administratif, ia memastikan tata kelola keuangan dan rumah tangga kecamatan terfasilitasi dengan tertib.
”Segala sesuatu itu berdasarkan ketentuan. Kita pahami dulu apa yang menjadi tugas institusi kita sebagai acuan bekerja di internal. Selain membantu Camat dalam hal administratif, Sekmat juga didelegasikan untuk memperkuat koordinasi kewilayahan,” ujar Agung.
1. Genjot PAD Lewat Kesadaran PBB P2
Salah satu tantangan besar yang dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang saat ini adalah ketergantungan fiskal yang masih tinggi terhadap pemerintah pusat, di mana sekitar 80% anggaran daerah masih bersumber dari pusat.
Menyikapi hal tersebut, pihak Kecamatan Serang menginstruksikan para lurah untuk bergerak aktif di lapangan guna menggali potensi pendapatan daerah, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
- Pendekatan Edukatif: Aparat kelurahan diminta tidak hanya sekadar menagih, melainkan membangun kesadaran masyarakat.
- Tujuan Utama: Menyadarkan warga akan pentingnya kontribusi pajak yang nantinya akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk pembangunan.
2. Antisipasi Banjir Melalui Gerakan Kebersihan dan Bank Sampah
Selain sektor pendapatan, isu kebersihan lingkungan menjadi perhatian serius pasca-terjadinya bencana banjir akibat faktor alam dan penumpukan sampah liar di wilayah Serang.
Untuk mengantisipasi hal serupa, Kecamatan Serang mendorong langkah-langkah preventif berbasis masyarakat:
- Gotong Royong Massal: Menggalakkan giat bersih-bersih lingkungan bersama warga secara berkala.
- Pengelolaan Bank Sampah: Melakukan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomis dan tidak dibuang sembarangan.
Strategi Harmonisasi dan Perluasan Silaturahmi
Guna memastikan seluruh program Pemkot Serang berjalan tanpa hambatan, Agung menekankan pentingnya membangun strategi komunikasi yang harmonis demi menghindari salah tafsir di tengah masyarakat.
”Strateginya adalah memperluas silaturahmi dengan para lurah, perangkat kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. Di wilayah itu diperlukan harmonisasi agar kebijakan yang dibuat oleh Pak Wali Kota atau Pemkot Serang dapat tersampaikan dengan baik, tanpa ada persepsi atau multitafsir yang negatif,” pungkasnya.
Ade Gunawan






More Stories
KAJIAN DAN ANALISIS APBD KOTA SERANG 2026: ANTARA OPTIMISME TARGET PAD DAN REALITAS FISKAL DAERAH
Kembali Pimpin Organisasi, Dede Enoh Sujana Terpilih dalam Muskot Ke-V Perbakin Kota Serang
MTsN 1 Ciruas Ukir Prestasi Gemilang: Dari Juara LKBB Nasional Hingga Tembus Sekolah Bergengsi