SERANG | DINAMIKABANTEN.ID — Mahasiswa Program Studi Sistem Komputer Universitas Pamulang melaksanakan Kerja Praktik di PT. Polyplex Films Indonesia pada hari Selasa, 30/06/2026 dengan mengangkat judul “Implementasi Sistem Monitoring Stok Packaging Material Menggunakan Barcode Berbasis IoT Menggunakan ESP32”.
Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototype sistem monitoring stok packaging material yang mampu menampilkan informasi stok secara real-time melalui pemanfaatan teknologi barcode dan Internet of Things (IoT).
Selama pelaksanaan Kerja Praktik, mahasiswa melakukan observasi terhadap proses monitoring stok di warehouse, mempelajari alur barang masuk dan barang keluar, serta menganalisis kebutuhan sistem yang akan dikembangkan.
Berdasarkan hasil observasi, dirancang sebuah prototype menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama yang terhubung dengan GM861 QR/Barcode Scanner Module sebagai pembaca barcode, breadboard, kabel jumper, dan buzzer sebagai indikator proses pemindaian. Selain perangkat keras, sistem juga didukung oleh website monitoring, database, dan jaringan Wi-Fi sebagai media komunikasi data.
Prototype bekerja dengan membaca barcode pada setiap packaging material menggunakan GM861 Barcode Scanner. Data hasil pemindaian diproses oleh ESP32, kemudian dikirim ke database melalui jaringan internet dan ditampilkan pada website sehingga informasi stok masuk, stok keluar, dan jumlah persediaan dapat diperbarui secara otomatis.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototype mampu melakukan pembacaan barcode dengan baik, mengirimkan data ke sistem, serta menampilkan informasi stok secara real-time. Prototype ini diharapkan dapat menjadi solusi awal dalam mendukung digitalisasi proses monitoring stok packaging material di warehouse PT. Polyplex Films Indonesia sehingga proses pencatatan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien. (alan)







More Stories
33 Peserta Terbaik OMI Kota Serang Resmi Melaju ke Tingkat Provinsi Banten
Prestasi Gemilang, Dua Siswi MTsN 1 Serang Lolos ke Tingkat Provinsi dalam Ajang OMI 2026
BOS Rp1,1 Juta Masih Kurang? MTsN 1 Kota Serang Patok Rp3,5 Juta per Siswa, APH Didesak Turun Tangan