Dinamika Banten

Sajian Berita Terkini & Terpercaya

Lewat SIPTAPAK, 900 Lebih Pegawai Bapenda Banten Berhasil Jaring Tunggakan Pajak Rp80 Miliar

SERANG, DINAMIKABANTEN.ID — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten terus mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pemanfaatan program Sistem Penagihan Aktif Pajak Kendaraan (SIPTAPAK ). Lewat inovasi ini, lebih dari 900 pegawai Bapenda ditugaskan langsung untuk melakukan penagihan tunggakan pajak kendaraan di luar tugas pokok harian mereka.

​Plt. Sekretaris yang juga Kepala Subbagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian Bapenda Provinsi Banten, Ade Iqbal, SE., MM., mengungkapkan bahwa skema penagihan ini berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan daerah. Dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan terakhir, program ini berhasil menghimpun penerimaan pajak mencapai puluhan miliar rupiah.

​”Alhamdulillah, sampai dengan saat ini melalui SIPTAPAK kita sudah menghasilkan sekitar 80 miliar rupiah dalam tiga hingga empat bulan terakhir. Ini murni hasil dari penagihan tunggakan pajak,” ujar Ade Iqbal saat memberikan keterangan kepada Dinamikabanten.id di Serang, Kamis 6 Agustus 2026.

​Ia menjelaskan, setiap pegawai Bapenda dibebani target untuk mengingatkan dan menagih sekurang-kurangnya 10 Wajib Pajak (WP) setiap bulannya. Dengan total sekitar 960 pegawai, target penagihan secara kumulatif mencapai ribuan WP setiap periode evaluasi.

​”Pegawai kita ada 900-an. Jika dikali 10 WP, berarti ada sekitar 9.000 WP yang disasar per bulan. Dalam kurun tiga bulan, jumlahnya mencapai kurang lebih 27.000 hingga 30.000 WP. Hasilnya, mayoritas pegawai berhasil memenuhi target, bahkan ada yang melampaui dari yang ditentukan,” paparnya.

​Ade Iqbal menegaskan bahwa pemanfaatan SIPTAPAK ini merupakan skema tugas tambahan yang tidak mengganggu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) harian pegawai di kantor. Penagihan dilakukan secara fleksibel di luar jam kerja resmi memanfaatkan aplikasi khusus yang telah disiapkan.

​”Tugas ini dilakukan di luar jam kerja. Setiap pegawai dibekali aplikasi SIPTAPAK. Misalnya setelah pulang kantor, pegawai melihat kendaraan berplat Banten di kantong-kantong parkir, mereka bisa langsung mengecek status pajaknya melalui aplikasi tersebut untuk kemudian ditindaklanjuti,” terangnya.

Bapenda Siapkan Reward bagi Pegawai Berprestasi

​Melihat capaian positif tersebut, Bapenda Provinsi Banten saat ini sedang mematangkan skema pemberian penghargaan (reward) bagi pegawai yang aktif dan berhasil melampaui target penagihan.

​”Saat ini kita sedang menyusun dan melakukan mapping pendataan terhadap pegawai mana saja yang berhasil melampaui target. InsyaAllah nanti akan ada reward khusus bagi mereka,” pungkas Ade Iqbal.

​Melalui optimalisasi SIPTAPAK dan keterlibatan aktif seluruh jajaran pegawai, Bapenda Banten optimistis kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor akan terus meningkat.

Ade Gunawan